Melalui Secarik Kertas, Ahok Beri Pesan Kepada Pendukungnya

Pada tanggal 09 Mei 2018 nanti, Gubenur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa dengan nama Ahok akan genap setahun menjalani hukumannya. Dirinya masih harus berada dibalik jeruji besi dari Mako Brimob selama setahun kedepan sesuai dengan vonis hakim yang dijatuhkan kepada dia.

Dengan keadaan tersebut tidak membuat Ahok tetap tinggal diam, melalui secarik kertas yang dia tulis, dia mengirim pesan kepada semua pendukungnya dan juga seluruh warga negara Indonesia. Dirinya meminta agar warga yang memiliki hak untuk memberikan suara harap digunakan sebaik mungkin pada pemilihan nanti. Selain itu dirinya juga berharap bahwa segenap warga Indonesia memilih pemimpin yang jujur dan menegakkan kebenaran serta keadilan.

Dalam sebuah kertas bertinta biru, ahok menuliskan, “Ahokers sejati pasti tegakkan kebenaran, kejujuran, dan keadilan. Tidak boleh golput, tetap pilih Ahok dan sahabatnya. Salam BTP. Ahok. Mako Brimob, 4-5-2018“. Pesan tersebut diposting oleh pengecara sekaligus adik dari Ahok, Fifi lety Indra melalui akun instagramnya pribadinya @fifiletytjahajapurnama

Dan dalam postingan tersebut tertulis dengan caption sebagai berikut, “Tiba2 Byk Yg bertanya kepada saya: apa benar ini tulisannya pak Ahok? Jawabnya Iya benar itu tulisan beliau. Bagi yg mau share Monggo silakan Di share. Trims buat semua Ahokkers Sejati  #ahokers#btp #ahoklovers #saveahok #temanahok#forlovingindonesia”

Akun Instagram Pribadi milik Fifi Lety Indra @fifiletytjahajapurnama

Mardani Ali Sera Pimpin Pembacaan Deklarasi #2019GantiPresiden

Tepat didepan masuk Monas dekat dengan Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Ratusan relawan mendeklarsikan gerakan #2019GantiPresiden. Pembacaan deklarsi tersebut dipimpin oleh Mardani Ali Sera, selaku Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dirinya mengatakan gerakan ini muncul dari aspirasi masyarakat dan bukan dari tokoh partai pilitik. Selain itu dirinya juga menuturkan bahwa pergantian Presiden merupakah sebuah konstitusional dan sudah diatur dalam undang-undang.

Jakarta, Minggu, 06 Mei 2018, saat berada di acara Car Free Day (CFD), Mardani mengungkapkan “Tokoh utama  dalam gerakan ini adalah Relawan kita, karena aksi dari para relawan gerakan #2019GantiPresiden menyebar. Dirinya berpendapat bahwa gerakan tersebut untuk pendidikan politik agar masyarakat tidak mudah dibohongi oleh pencitraan yang sudah dilakukan oleh presiden Joko Widodo”

Menyebarnya gerakan #2019GantiPresiden disebut-sebut sudah didukun oleh penduduk Indonesia dari 34 Provinsi dan 317 Kabupaten Kota. Untuk mendukung aksi ini mereka meluncurkan buku panduan dan juga situs beralamatkan www.2019gantipresiden.org Menutup Deklarasi #2019GantiPresiden, Mardana bersama dengan para relawan pendukung membacakan aspirasi nasional:

“Aspirasi nasional kita

Kami relawan nasional 2019 ganti presiden dengan ini menyatakan sikap keprihatinan atas kemiskinan ketidakadilan ketidakberpihakan dan ancaman terhadap kedaulatan serta krisis kepemimpinan yang terjadi saat ini di bumi NKRI.

Oleh karena itu, kami bertekad akan terurs berjuang bersama seluruh rakyat untuk mewujudkan indonesia yang lebih baik berdaulat bermartabat adil makmur dan berakhlak mulia.

Dengan memohon ridho Allah SWT dan dukungan dari seluruh rakyat, kami siap mengawal jalannya proses pemilu yang jujur adil dan bebas dari segala bentuk kecurangan. Hingga terwujudnya 2019 ganti presiden secara sah dan kosntitusional pada tgl 17 April 2019.

Jakarta 6 Mei 2018″