BJ Habibe Baca Puisi Untuk Mengenang Ainun

BJ Habibie, Presiden RI ke-3 ini baru saja menggelar pengajian untuk memperingati sewindunya wafat Hasri Ainun Besari. Pengajian yang bertujuan untuk mengenang istrinya, Habibie membacakan puisi atau sajak dengan suara yang terputus-putus atau tersedu-sedu. Saja tersebut baru diselesaikannya senin malam 21 Mei 2018. Dia membacakan sajak dengan judul “Ainun”

Selasa, 22 Mei 2018, dijumpai dikediamannya di Jl Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Bj Habibie mengatakan, “Pertama, saya ucapkan terima kasih kepada para hadirin yang datang dipengajian ini, istri saya Almarhumah Ainun. Sebelum saya membacakan sajak ini yang kemarin saya susun dan pagi tadi saya ke makam Ainun dan saya bacakan Yasin-tahlil untuknya”.

Habibie menjelaskan bahwa sajak atau puisi ini berkisahkan tentang Ainun yang dia rindukan setiap harinya. Untuk Habibie Ainun merupakan Inspirasinya bahkan untuk mengobati rasa rindunya, setiap malam dia berdoa untuk Ainun dan Ibunya juga.

Berikut isi sajak yang dibacakan oleh Habibie pada pengajian untuk istrinya Ainun:

“Ainun”

Ragamu ditaman Pahlawan bersama para pahlawan bangsa lainnya
Jiwa, Roh, Batin dan Nuranimu telah menyatu bersama dengan saya
Dimana ada Ainun, pasti ada Habibie, dimana ada Habibie, pasti ada Ainun
Tetap manunggal, menyatu, dan takkan terpisahkan Lagi

Bibit cinta illahi, kami siram dengan kasih sayang, nilai iman, taqwa dan budaya
Murni, suci, sejati sempurna dan abadi sepanjang masa
Lindungi kami dari segala godaan, gangguan, yang mencemari cinta kami
Perekat Jiwa, Roh, Batin dan Nurani, kami menjadi satu dan Manunggal

Seribu hari, seribu tahun, seribu juta tahun Ainun dan Habibie
Mengatasi tantangan dari badai kehidupan, berlayar tetap menunggal sampai akhir nanti
Dipisahkan oleh maut sewindu yg lalu, namun tetap manunggal sampai akhirat
Mengatasi segala tantangan dan perubahan bersama sesuai dengan kehendak-Mu Allah SWT.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*