Presiden Soekarno dan Ibu Negara Fatmawati Pernah Berkunjung ke India

Presiden Soekarno dan Ibu Negara Fatmawati pada tahun 1950 pernah berkunjung ke India. Kunjungan tersebut untuk memenuhi undangan dari Presiden India, Rajendra Prasad untuk merayakan perayaan kemerdekaan bangsa India dari penjajahan Inggris.

Rombongan Presiden Soekarno bertolak dari Indonesia pada 23 Januari 1950. Setibanya disana mereka disambut hangat oleh Presiden India, Rajendra Prasad yang saat itu beliau sudah berumur 70 tahun.

Beberapa hari keberadaan mereka di India dan dijamu di Istana Kepresidenan, Presiden Soekarno dan rombongan kembali diundang oleh Perdana Menteri India, Jawaharlal Nehru dan diminta untuk bermalam dirumah miliknya yang begitu besar dan indah.

Bu Fatmawati sangat suka dengan rumah milik Nehru yang memiliki konsep tradisional Swadesi. Semua perabot dan peralatan asli yang ada didalam rumah Nehru asli buatan dari bangsa India sendiri. Dalam waktu yang singkat, Fatma sudah bisa akrab dengan Nehru. Saat itu Fatmawati baru saja berumur 28 tahun.

Nehru sudah menganggap istri Presiden Soekarno seperti anaknya sendiri dan beliau juga sangat menyayanginya. Setiap jalan bersamaan, Nehru selalu menggandeng tangan Fatma.

Tidak hanya untuk urusan politik, Presiden Soekarno dan rombongan juga melakukan kegiatan rekreasi. Salah satu objek wisata yang harus dikunjungi saat berada di India adalah Taj mahal. Taj mahal merupakan sebuah musoleum yang megah dan indah.

Iring-iringan mobil dari rombongan petinggi negara ini pun akhirnya beranjak menuju Agra tapi saat dalam perjalanan ban mobil Presiden Soekarno dan Bu Fatmawati kempes. Perjalanan mereka pun tertunda dan Bung Karno mengajak Bu Fatma untuk keluar dari mobil.

Menunggu ban mobil selesai diperbaiki oleh supir, ajudan dan pengawal, Presiden Soekarno menghampiri salah satu warga India yang sedang menyaksikan dipinggir jalan dan entah apa yang dibicarakannya, warga India itu menyerahkan sepeda kepadanya.

Mobil Presiden Soekarno Sedang Diperbaiki
Mobil Presiden Soekarno yang ditumpangi Sedang Diperbaiki (Fotografer: Charles Breijer – Sumber / Hak cipta: Fotoleren)

“Ayo Fat”, ajak Presiden Soekarno. Bu Fatma terkejut diajak suami untuk menaiki sepeda, dengan langkah yang ragu, Bu fatma mendekati Bung Karno dan berkata, “Apakah kita akan melanjutkan perjalanan dengan sepeda? Masih jauhkah untuk sampai di Taj Mahal. Apa reaksi nanti dari para petugas protokol kenegaraan India? Tamu negera kok boncengan sepeda”.

Presiden Soekarno Menunjukan Kepiawaian Bersepeda dan Membonceng Isterinya
Presiden Soekarno Menunjukan Kepiawaian Bersepeda dan Membonceng Isterinya (Fotografer: Charles Breijer – Sumber / Hak cipta: Fotoleren)

Belum semua pertanyaan itu dijawab, “Sudah siap, ayo kita bersepeda”, kata Bung Karno sambil mulai mengayuh sepeda”. Setelah ban mobil siap diperbaiki, mereka pun menyusul Bung Karno dan memohon agar presiden Indonesia untuk kembali naik ke dalam mobil kenegaraan.

Sepeda yang ditumpangi oleh Bung Karno dan Bu Fatma pun dikembalikan ketangan pemiliknya dengan suatu catatan sejarah bertuliskan “Sepeda ini pernah dinaiki oleh Presiden Republik Indonesia, Soekarno dan istrinya, Fatmawati”.

Ratu Elizabeth II Jika Meninggal, Apa Yang Akan Terjadi Nantinya?

Ratu Elizabeth II (Elizabeth Alexandra Mary) adalah Ratu Monarki kontitusional dari 16 negara berdaulat atau biasa dikenal dengan Alam Persemakmuran. Dirinya juga dikenal sebagai ketua dari 54 anggota negara-negara pesemakmuran dan Gubernur Agung Gereja Inggris.

Tapi jika Ratu Elizabeth II meninggal, maka berakhir juga pemerintahannya yang sudah selama 66 tahun dipimpinnya. Wanita kelahiran 21 April 1926 ini mulai berkuasa sejak 06 Februari 1952. Dirinya dinobatkan sebagai ratu pada 02 Juni 1953.

Kematian Ratu Elizabeth II nanti disampaikan dengan Kode “London Bridge is Down” yang artinya “Jembatan London Runtuh”. Dimana pada kode tersebut nantinya akan digunakan oleh para staf kerajaan untuk menyebarkan kabar kematian dari Sang Ratu dalam jaringan komunikasi kerajaan.

Ratu Elizabeth II

Berikut beberapa hal yang akan terjadi jika Ratu Elizabeth II meninggal dunia:

  • Sir Christopher Geidt selaku Sekretaris pribadi Ratu akan menjadi orang pertama yang tahu.
  • Setelah mengetahui kematian dari sang Ratu, Geidt akan segera menghubungi Perdana Menter dengan kode “London Bridge is Down”.
  • Asosiasi Pers akan diberi tahu, selanjutnya para asosiasi pers akan memberitahu semua media diseluruh media.
  • Para pembaca berita akan memakai jas dan dasi berwarna hitam.
  • Acara-acara yang berunsur komedi akan dihentikan sampai pemakaman selesai
  • Pilot yang sedang bertugas juga akan mengumumkan kematian ratu kepada para penumpang pesawat.
  • The London Stock Exchange atau Bursa Efek London akan tutup sementara.
  • Jenazah dari Ratu Elizabeth II akan dibawa keruang takhta di Istana Buckingham dengan dikawal oleh empa Grenadier Guards yang memakai topi dengan berbahan kulit beruang.
  • Akan ada sebuah parade besar dari istana Buckhingham menuju jalanan The Mall
  • Peti mati dari Ratu Elizabeth II nanti akan diletakan di Westminter Hall dan dimakamkan di St. George Chapel di Windsor, Sandringham atau bahkan di Skotlandia

Itu lah beberapa hal yang akan terjadi nantinya jika Ratu Elizabeth II meninggal. Hal tersebut memang sudah dipersiapkan secara matang guna untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan seperti insiden-insiden kematian dari para tokoh-tokoh sebelumnya.

Bahkan persiapan tersebut memang sudah dipersiapkan semenjak tahun 1960’an dan telah dinyatakan siap untuk dilaksanakan jika suatu saat Sang Ratu meninggal dunia.

Presiden Donald Trump Akan Bertemu Dengan Presiden Rusia Putin Bulan Juli Mendatang

Presiden Donald Trump dikabarkan akan melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Eropa bulan Juli mendatang. Hal tersebut dilaporkan langsung dari The Washington Post yang mengutip pernyataann dari pejabat senior pemerintahan dan dua diplomat.

Sabtu, 16 Juni 2018, berdasarkan laporan dari The Wanshington Post yang dilansir dari kantor berita TASS menuliskan, “Presiden Trump diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladamir Putin pada bulan depan saat dia berada di Eropa untuk KTT NATO”.

KTT NATO nanti akan digelar pada tanggal 11 – 12 Juli di Brussels, Belgia.

Laporan dari The Wahington Post menambahkan, “Menanggapi hal tersebut, pada hari Jumat, Trump mengatakan bahwa dirinya kemungkinan akan bertemu dengan Putin pada musim panas ini”.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladamir Putin

Seorang pejabat asal Amerika Serikat mengatakan bahwa sejak Presiden As Trump melakukan pertemuan dengan Putin di Vietnam pada November tahun lalu, Trump secara pribadi sudah meminta tangan kanannya untuk mengatur jadwal pertemuannya dengan Presiden Rusia tersebut.

The Washington Post berpendapat bahwa para pejabat senior dalam Dewan Keamanan Nasional menentang gagasan dari pertemuan kedua orang tersebut. Mereka mengatakan, tidak ada ketertarikan seorang Trump untuk melakukan pertemuan dengan Putin.

The Washington Post juga menyebutkan bahwa keinginan Presiden Donald Trump melakukan pertemuan dengan Putin sudah memperoleh perlawawan dari para ajudan dan para diplomatnya. Mereka semua mempertanyakan nilai atau hasilnya nanti serta merasa khawatir bahwa tete-a-tete dapat membayangi KTT NATO.

The Washington Post juga menuliskan “Pejabat senior dari Departemen Luar Negeri sudah mengakui bahwa pertemuan antara Presiden AS Trump dan Presiden Rusia Putin secara teori memang dapat membantu menyelesaikan perbedaan pendapat lama di Surriah dan Uraina.

Dan pertemuan ini juga dipercaya dapat menyelesaikan masalah keamanan didunia maya dan gangguan dalam Pemilu. Namun ada juga beberapa pejabat yang mengatakan bahwa KTT antar keduanya ini dianggap terlalu cepat

Akhir Desember 2016 silam, saat masih berada dibawah kepemimpinan Presiden As Barack Obama, dirinya memperkenalkan sebuah sanksi terhadap beberapa perusahaan Rusia dan Direktorat Intelijen Utama serta Layanan Keamanan Federal. Selain itu, Obama juga sudah mengusir 35 diplomat Rusia dan menutup dua perusahaan properti Rusia yang berlokasi di Newyork dan Maryland.

Washington mengaitkan sanksi ini dengan serangan cyber terhadap lembaga politik di AS dimana Rusia dituding adalah biang kerok dari masalah ini tapi tundingan tersebut dibantah oleh Moskow.

Cristiano Ronaldo & Lionel Messi Hanya Memiliki Satu Peluang Menangi Piala Dunia

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi saat ini “mungkin hanya memiliki satu peluang terakhir” untuk bisa memperoleh kemenangan pada Piala Dunia. Hal tersebut diungkapkan oleh pelatih Manchester United, Jose Mourinho.

Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo dan Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi sudah berhasil memperoleh berbagai trofi penghargaan baik untuk nama pribadi maupun untuk klubnya masing-masing. Tapi mereka berdua belum pernah menjadi Piala Dunia.

Jose Mourinho mengatakan, “Dalam ajang Piala Dunia ini mungkin mereka akan tampil untuk terakhirnya. Hal ini akan menjadi puncak dari karier mereka dalam dunia sepakbola”.

Jika digabungkan, trofi yang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dapatkan, mereka sudah berhasil menjuarai sembilan laga di Liga Champions dan sebelas gelar dalam laga La Liga.

Ronaldo sendiri mampu membawa Timnas Portugal menjadi juara Piala Eropa 2016 sedangkan Messi sendiri hanya sanggup membawa Timnas Argentina maju kebabak final Piala Dunia 2014.

Pada ajang Piala Dunia 2018 ini merupakan putaran final keempat untuk mereka berdua. Kepada jaringan media yang ada di Rusia, Jose Mourinho mengatakan, “Semua sudah mengenal Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Mereka berdua adalah dua pemain terbaik dalam 10 tahun terakhir ini. Mereka sudah berusaha memberikan performa terbaik mereka untuk negaranya masing-masing”.

Saat ditanyai mengenai kesempatan terakhir untuk kedua orang tersebut apakah bisa memenangi Piala Dunia atau tidak, Mourinho mengatakan, “Cristiano Ronaldo adalah sosok Supermen. Dirinya bisa berlaga kembali di Piala Dunia jika dirinya mau tapi setelah empat tahun kemudian, untuk kembali pada laga Piala Dunia, saya rasa sangat sulit”,

cristiano-ronaldo-timnas-portugal

Sedangkan untuk Lionel Messi sediri memang lebih muda dan dirinya masih bisa berlaga diajang Piala Dunia dan untuk empat tahun kemudian, saya rasa dirinya masih memiliki kesempatan untuk bermain”, lanjut Mourinho.

lionel-messi-timnas-argentina

Jose Mourinho menambahkan, “Tapi jika saya pikir, bermain pada setiap pekan, dua sampai tiga laga disetiap minggunya untuk Barcelona dan Real Madrid dalam laga La Liga, Liga Champion dan Tim Nasional serta mempertahankan semuanya selama empat itu memang sangatlah berat. Mereka berdua akan mencba untuk merampungkan karier mereka dengan satu-satu nya yang tidak mereka miliki”.

Yahya Cholil Staquf: Kehadirannya Ke Israel Demi Palestina

Yahya Cholil Staquf melakukan kunjungan ke Israel dan kunjungannya tersebut dirinya menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di Israel. Dirinya pun sadar akan kencaman yang tertuju padanya tapi dia menegaskan bahwa kedatangannya ini karena kepedulian dirinya terhadap Palestina.

Sebuah video kuliah umum dari Yahya Cholil Staquf yang diupload oleh Ketua Umum GP, Ansor Yaqut Cholil Qqumas di akun Facebooknya. Video tersebut menunjukan Yahya yang sedang pidato dan menyampaikan beberapa rangkaian pertemuan yang akan dilakukannya selama di Israel.

Kamis, 14 Juni 2018 saat dimintai konfirmasi, Yaqut mengatakan, “Masih di Israel. masih ada beberapa rangkaian yang akan dilakukan sampai lusa”.

katib-aam-pbnu-yahya-cholil-staquf

Dari informasi yang didapat dari Facebook The Truman Institute, kuliah umum yang dilakukan oleh Yahya Cholil Staquf itu diadakan di sebuah aula Abba Eban Hall, di Hebrew University, Mount Scopus. Kuliah umum yang bertemakan “Islamic Without Violence-An Indonesian Perperctive on The Israeli – Palestina Conflict”.

Video Yahya Cholil Staquf yang diunggah dalam Facebook tersebut berdurasi selama kurang lebih empat menit. Diawal video, Yahya menjelaskan alasan dirinya berkunjung ke Israel karena dirinya merasa khawatir usaha untuk melakukan perdamaian sirna tapi di Israel dirinya melihat masih harapan untuk melakukan perdamaian masih ada.

Divideo tersebut, Yahya Cholil Staquf mengatakan, “Buktinya saat ini saya masih diundang untuk bisa hadir disini sedangkan semua orang tahu kalau saya adalah seorang muslim dari Indonesia dimana negara tersebut adalah penduduk Muslim terbesar didunia”.

Yahya angkat bicara soal kecaman yang didapatnya karena berbicara di Israel tapi dirinya yang juga dari Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu tetap menegaskan bahwa sebagai seorang ulama dari Indonesia, dirinya tetap akan membela Palestina.

Yahya Cholil Staqu menegaskan, “Anda semua bisa melihat catatan dari organisasi kamidalam hal pemebelaan terhadap Palestina,. Jadi dari sini sudah sangat jelas, bahwa saat ini keberadaan saya disini memang untuk Palestina. Saya hari ini tidak kan berada disini jika bukan karena kepedulian saya terhadap seluruh masyarakat Palestina”.

Mahathir Mohammad Berkuasa, Dua Hakim Tinggi Mengundurkan Diri

Mahathir Mohammad saat ini kembali menjabat sebagai perdana menteri Malaysia. Sepengembalian dirinya ke kursi perdana menteri, membuat dua hakim berkekuasaan tinggi di Malaysia mengundurkan diri. Setelah itu Jaksa Agung dan Gubenur Bank Negara juga ikut mengundurkan diri.

Mahathir Mohammad secara sangat mengejutkan berhasil memimpin dan mengalahkan koalisi pemerintahan dari Najib Razak dalam pemilu pada bulan lalu. Begitu menjabat kembali, dengan tegas dirinya akan terus melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi yang saat ini melibatkan badan Investasi Negara, 1MDB.

Saat berada dibawah kepemimpinan Najib Razak, kasus tersebut tidak ditindaklanjuti di Malaysia. Dirinya membantah tegas tudingan korupsi 1MBD yang diarahkan kepadanya.

mantan-petinggi-malaysia-nazib-razak
Nazib Razak (Foto: Google)

Rabu, 13 Juni 2018, Pernyataan dari pengadilan Malaysia, mengatakan bahwa Raus Sharif selaku ketua Hakim Negara dan Zulkefli Ahmad Makinudin , selaku Ketua Mahkamah Banding, akan mengundurkan diri pada 1 Juli 2018.

Pengunduran diri dari para pejabat tinggi harus disetujui oleh sultan Malaysia dan berdasarkan kabar sekarang bahwa pengunduran diri dari kedua hakim tersebut sudah disetujui oleh Sultan Malaysia.

Masa jabatan dari keduanya sudah sempat diperpanjang oleh Najib Razak, yang pada saat keputusan tersebut sempat memicu aksi protes dari kubu Mahathir Mohamad. Mereka mengkritik bahwa pengadilan Malaysia sangat buruk dalam beberapa tahun belakangan.

gubenur-bank-sentral-muhammad-ibrahim
Gubenur Bank Sentral – Muhamad Ibrahim (Foto: Google)

Minggu lalu, Muhamad Ibrahim selaku Gubenur Bank Sentral Malaysia juga mengundurkan diri setelah munculnya tudingan bahwa bank sentral ikut membantu pemerintahan sebelum membayar sebagian utan dari badan investasi negara, 1MDB.

Sedangkan Apandi Ali, selaku Jaksa Agung posisinya diganti oleh Tommy Thomas yang berjanji akan mengupayakan gugatan pidana ataupun perdata yang berkaitan dengan kasus dari badan ivestasi negara, 1MDB.

Penyelidikan pun dilakukan terhadap Najib dan istrinya terkait dengan masalah keuangan dari badan ivestasi negara, 1MDB. Untuk saat ini mereka sudah dilarang untuk berpergian keluar negeri.

Tudingan korupsi tersebut dikabarkan menjadi kekalahan Najib Razak dalam koalisi melawan Mahathir Mohammad pada pemilu bulan yang lalu. Mahathir sendiri pada debut pertama kepemimpinannya antara tahun 1981 – 2003 juga pernah dituding oleh kelompok oposisi yang dapat melemahkan kemandirian dari pengadilan Malaysia.

Para Pengawal Jong-un Jadi Pusat Perhatian di Singapura

Para pengawal Kim Jong-un saat melakukan pengawalan dengan iring-iringan disekitar mobilnya di Singapura menjadi pusat perhatian dunia untuk sementara. Pasalnya hal tersebut bukan hanya sekedar tontonan belaka melainkan saat angkat bicara mengenai keamanan pemimpin, Korea Utara sangat benar-benar serius akan hal tersebut.

Seorang analisis bernama Michael Madden menjelaskan lebih banyak mengenai para pengawal Jong-un tersebut. Pada saat berada di Korut, Kim sendiri memiliki tiga lapis pengawal yang berbeda. Dari segi modifikasi dan formasi saat pria misterius tersebut berada di Singapura, semua mata tertuju pada mereka.

para-pengawal-kim-jong-un
Para Pengawal Kim Jong-un tampak mengelilingi mobil yang ditumpanginya (Foto: Google)

Para pengawal yang berjalan disamping dan didekat Kim tersebut merupakan anggota dari Kantor Pusat #6 atau secara resminya dikenal dengan Kantor Pusat Ajudan. Untuk bisa masuk kedalam satuan ini, mereka harus memiliki pencapaian tertenti atau sebuah bakat yang tinggi seperti keahlian menembak senapan dan seni bela diri.

Para pengawal yang berada disekitar Kim ini didapat dari hasil rekrutan dari Tentara Rakyat Kora (KPA) yang sudah selesai melakukan wajib militer nasional.

Kriteria untuk bisa menjadi pengawal ini diantaranya harus berbadan tinggi dam harus sama tinggi dengan pemimpinnya dan tidak boleh mengalami gangguan kesehatan khususnya penglihatan.

Selanjutnya, penyelidikan ketat juga dilakukan diantaranya latar belakang, asal muasal dari keluarganya dan bahkan dua generasi diatas dari para pengawal. Banyak pegawal yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Kim Jong-un.

para-pengawal-kim-jong-un
Para Pengawal Kim Jong-un tampak mengiring-iringi mobil yang ditumpanginya (Foto: Google)

Setelah mereka diterima menjadi Pengawal, mereka harus menjalani program selanjutnya yaitu program pelatihan intensif. Mereka dilatih dengan cara yang sama dengan Pasukan Operasi Khusus KPA.

Pengawal tersebut mendapatkan pelatihan dengan menggunakan pistol, teknik pengelakan dan beberapa seni bela diri. Mereka juga akan menjalani tantangan ketahanan fisik, latihan fisik yang ketat dan pengkondisian prilaku.

Michael Madden merupakan pakar dari institut Korea – Amerika Serikat di SAIS – Johns Hopkins University dan Direktur NK Leadership Watch, afiliasi dari 38 North.

Amerika Serikat: Menjelang KTT, Perundingan Dengan Korut Bergerak Lebih Cepat

Amerika Serikat menyatakan menjelang KTT yang akan dilaksanakan pada hari ini 12 Juni, perundingan dengan Korut bergerak lebih cepat dari perkiraan. Pembicaraan antara para pejabat dari kedua negara pun sudah dilakukan jelang pertemuan pertama yang sebelumnya belum pernah terjadi.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un akan melakukan pertemuan di Gedung Putih dengan satu orang penerjemah. Dari hasil pertemuan nanti, mereka akan menentukan nasib dari program nuklir milik Korea Utara. Mereka berdua tinggal didua hotel yang tidak jauh letaknya dan pengamanan ketat pun dilakukan dikawasan hotel tempat mereka beristirahat.

Amerika Serikat sendiri menegaskan hanya akan menerima penghapusan penggunaan senjata nuklir di Semenanjung Korea. Korut menyatakan kesiapan mereka untuk melakukan penghapusan penggunaan senjata nuklir tetapi istilah ini masih mengandung banyak tafsir.

Sampai saat ini masih belum diketahui secara jelas apa yang dinginkan Pyongyang sebagai imbalannya. Hal ini merupakan pendapat dari para pengamat yang membuat KTT ini sulit untuk diramalkan dan ditebak.

Sehari sebelum hari penting tersebut tiba, pada malam hari, Jong-un melakukan kunjungan kebeberapa kota. Dirinya melambaikan tangan kepada para warga yang menyambut ketibaannya dihotel mewah.

Vivian Balakrishnan selaku Menteri Luar Negeri juga melalui akun sosial twitternya @VivianBala mengunggah foto diakunnya tersebut dengan caption bertagar “#jalanjalan #guesswhere?” dan foto tersebut diabadikan oleh Balakrihan ditaman gardens By The Bay.

postingan-akun-twitter-vivian-balakrishnan-@vivianbala
Postongan dari akun twitter Vivian Balakrishnan @VivianBala (Foto: Twitter)

Balakrishnan yang sudah bertemu dengan Trump dan Jong-un ditempat yang berbeda juga mengatakan bahwa kedua pemimpin tersebut merasa sangat percaya diri.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan bahwa dirinya memiliki perasaan yang bahagia dan bagus terhadap KTT tersebut.

postingan-akun-twitter-donald-trump-@realDonaldTrump
Postongan dari akun twitter Donald Trump @realDonaldTrump (Foto: Twitter)

Donald Trump juga menghadiri jamuan acara makan siang bersama dengan PM Singapura, Lee Hsien loong dan dalam pertemuan tersebut Trump juga diberi kue ulang tahun yang jatuh pada hari kamis, 14 Juni mendatang.

ulang-tahun-donald-trump
Ulang Tahun Donald Trump yang dirayakan dua hari sebelum hari ulang tahunnya yang jatuh pada hari Kamis, 14 Juni 2018 (Foto: Google)

Balakrishnan juga memastikan Singapura akan menanggung semua biaya kehadiran orang yang ditunjuk Korea Utara. Hal tersebut dilakukan sebagai suatu “Keramahtamahan yang memang sudah biasa diberkan”

Jong-un: Pertemuan Dengan Trump Akan Menjadi Pertemuan Bersejarah

Jong-un saat ini sudah tiba di Singapura pada hari Minggu, 10 Juni 2018. Sesampainya di SIngapuran pemimpin Korea Utara ini akan mengadakan pertemuan dengan Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Singapura.

Menjelang pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pemimpin Korea Utara mengatakan bahwa dunia akan memperhatikan segala hal yang berkaitan dengan pertemuan bersejarah dengan Trump hari Selasa, 12 Juni 2018 di Singapura.

Dalam pertemuan ini Jong-un dengan senyum lebar mengatakan kepada Hsien Loong selaku tuan rumah Singapore “Seluruh dunia nantinya akan mengamati pertemuan puncak antara Amerika Serikat dan DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea) dan terima kasih atas ketulusan dari anda sehingga kami dapat merampungkan persiapan untuk pertemuan bersejarah ini”.

Kim Jong-un, Pemimpin Korut dan anggotanya tiba lebih dulu di Singapura dengan menggunakan pesawat terbang yang dipinjam dari Cina.

pemimpin-korea-utara-kim-jong-un
Pemimpin Korea Utara – Kim Jong-Un Tiba di Singapura (Foto: Google)

Selang beberapa jam kemudian, Donald Trump, Presiden AS juga tiba di Singapura dengan menggunakan pesawat Air Force One.

presiden-amerika-serikat-donald-trump
Presiden Amerika Serikat – Donald Trumpp tiba di Singapura (Foto: Google)

Pertemuan kali ini dikabarkan sebagai suatu pertemuan yang sangat ditunggu-tunggu selama beberapa tahun terakhir. Pertemuan ini juga merupakan pertemuan pertama untuk Jong-un dan Trump yang sama sama masih menjabat sebagai Presiden.

Sebelum melakukan perjalanan ke Singapura, Presiden Trump mengatakan bahwa pertemuan ini merupakan satu-satunya kesempatan untuk melakukan perdamaian dan mengatakan bahwa dirinya dan kim untuk saat ini berada diteritori yang sangat asing.

Pemerintahan AS berharap pada pertemuan ini akan menjadi sebuah proses awal yang pada akhirnya akan membuat Korut mengakhiri proyeknya yaitu Senjat Nuklir. Tetapi sampai sejauh ini masih belum diketahui apa yang diharapkan dari Korea Utara pada pertemuan ini.

Tuan Rumah Singapura dikabarkan telah menyediakan dana sebesar US$15 Juta atau sekitar Rp. 210 Milliar untuk kegiatan acara tersebut. Berdasarkan pendapat dari PM Singapura, Lee Hsein Loong, dari 50% dana tersebut digunakan untuk pengamanan.

Dalam jumpa Pers hari Minggu, 10 Juni 2018, Hsein Loong mengatakan, “Dari sudut pandang kami, pertemuan penting ini diharapkan bisa mewujudkan perkembangan dalam lintasan baru dimana pada lintasan tersebut diharapkan dapat mendorong keamanan dan Stablitas dikawasan”.

Selama 18 Bulan terakhir ini, hubungan Presiden AS, Donald Trump dan Pemimpin Korut, Kim Jong-un mengalami pasang – surut, terkadang harmonis dan terkadang tidak.

Hubungan tersebut juga diwarnai pernyataan yang saling menyudutkan satu sama lain dan bahkan terdengar adanya ancaman perang tetapi pada akhirnya situasi tersebut berubah total sehingga akhirnya mereka mau melakuakan pertemuan secara langsung.

Amien Rais Tantang Jokowi Duel Gentle di Pilpres 2019

Amien Rais, Ketua Dewan Kehormatan PAN menantang Joko Widodo, Presiden RI untuk melakukan pertarungan secara gentle pada pemilihan presiden 2019. Sebagai koalisi, partai Hanura beranggapan bahwa Jokowi lah yang paling siap untuk menghadapi perang kontestasi dalam Pilpres nanti.

Minggu, 09 Juni 2018 Malam, kepada salah satu media masa, Ketua DPP Hanura, Inas Nasrullah mengatakan, “Pak Jokowi adalah calon atau kandidat Presiden yang sudah matang dan siap karena program-program grass root-nya menumbuhkan kecintaannya terhadap mayoritas rakyat Indonesia kepada beliau”.

Selanjutnya Inas angkat bicara soal Amien Rais yang meantang Jokowi. Menurutnya untuk saat ini Amien Rais hanya bekerja dalam balik layar pasca persiapan Pilpres 2019. “Kandidat yang lain sudah berbuat apa? Hanya santai-santai dan goyang-goyang kaki dikota saja, mana bisa menang?” kata Inas.

Sebelumnya Amien Rais menantang Presiden Jokowi untuk melakukan pertarungan secara Gentle pada pilpres 2019. Rais mengatakan bahwa dirinya akan mengalahkan Presiden Jokowi secara kontitusional.

ketua-dewan-kehormatan-pan-amien-rais
Amien Rais – Ketua Dewan Kehormatan PAN (Foto: Google)

“Jadi saya akan menantang Pak Jokowi, mari kita bertanding dengan adil. Mari kita duel secara gentle. Artinya, kita tidak perlu jihad dengan fisik karena dipastikan akan menimbulkan Bloodshed dan tumpah darah. Hal tersebut ada masanya tapi itu masih jauh jadi tidak diperlukan karena masih ada cara lain yaitu secara demokrasi dan kontitusi”, kata Amien.

Stetement tersebut diuangkapkan Amien Rais dalam “Tausyiah Kerakyatan 2019 Indonesia Pasca kepemimpinan Jokowi” yang dilaksanakan dikampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, hari Sabtu, 09 Juni 2018. Dalam kegiatan tausyiah tersebut juga turut hadir Fadli Zon selaku Waketum Partai Gerindra dan Neno Warisman, Deklarator dari #2019GantiPresiden.

Amien Rais yang dulunya Mantan Ketua MPR ini kemudian angkat bicara mengenai Koalisi Keumatan yaitu Koalisi yang dilakukan oleh beberapa partai seperti PBB, PKS, PAN dan Gerindra. Koalisi yang dibahas merupakan koalisi yang diusulkan oleh Habib Rizieq Syihab yang sempat bertemu dengan Amien dan Prabowo Subianto selaku Ketum Gerindra di Arab Saudi beberapa waktu lalu.

Amien Rais mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan pesan dari Habieb Rizieq untuk menyatukan kekuatan dari umat islam dalam koalisi Keumatannya. Koalisi yang diusul ini tidak hanya untuk bisa mengalahkan Presiden Jokowi tapi juga dipesankan untuk melakukan pembelaan terhadap Islam dan masa depan Indonesia.