Amien Rais Tantang Jokowi Duel Gentle di Pilpres 2019

Amien Rais, Ketua Dewan Kehormatan PAN menantang Joko Widodo, Presiden RI untuk melakukan pertarungan secara gentle pada pemilihan presiden 2019. Sebagai koalisi, partai Hanura beranggapan bahwa Jokowi lah yang paling siap untuk menghadapi perang kontestasi dalam Pilpres nanti.

Minggu, 09 Juni 2018 Malam, kepada salah satu media masa, Ketua DPP Hanura, Inas Nasrullah mengatakan, “Pak Jokowi adalah calon atau kandidat Presiden yang sudah matang dan siap karena program-program grass root-nya menumbuhkan kecintaannya terhadap mayoritas rakyat Indonesia kepada beliau”.

Selanjutnya Inas angkat bicara soal Amien Rais yang meantang Jokowi. Menurutnya untuk saat ini Amien Rais hanya bekerja dalam balik layar pasca persiapan Pilpres 2019. “Kandidat yang lain sudah berbuat apa? Hanya santai-santai dan goyang-goyang kaki dikota saja, mana bisa menang?” kata Inas.

Sebelumnya Amien Rais menantang Presiden Jokowi untuk melakukan pertarungan secara Gentle pada pilpres 2019. Rais mengatakan bahwa dirinya akan mengalahkan Presiden Jokowi secara kontitusional.

ketua-dewan-kehormatan-pan-amien-rais
Amien Rais – Ketua Dewan Kehormatan PAN (Foto: Google)

“Jadi saya akan menantang Pak Jokowi, mari kita bertanding dengan adil. Mari kita duel secara gentle. Artinya, kita tidak perlu jihad dengan fisik karena dipastikan akan menimbulkan Bloodshed dan tumpah darah. Hal tersebut ada masanya tapi itu masih jauh jadi tidak diperlukan karena masih ada cara lain yaitu secara demokrasi dan kontitusi”, kata Amien.

Stetement tersebut diuangkapkan Amien Rais dalam “Tausyiah Kerakyatan 2019 Indonesia Pasca kepemimpinan Jokowi” yang dilaksanakan dikampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, hari Sabtu, 09 Juni 2018. Dalam kegiatan tausyiah tersebut juga turut hadir Fadli Zon selaku Waketum Partai Gerindra dan Neno Warisman, Deklarator dari #2019GantiPresiden.

Amien Rais yang dulunya Mantan Ketua MPR ini kemudian angkat bicara mengenai Koalisi Keumatan yaitu Koalisi yang dilakukan oleh beberapa partai seperti PBB, PKS, PAN dan Gerindra. Koalisi yang dibahas merupakan koalisi yang diusulkan oleh Habib Rizieq Syihab yang sempat bertemu dengan Amien dan Prabowo Subianto selaku Ketum Gerindra di Arab Saudi beberapa waktu lalu.

Amien Rais mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan pesan dari Habieb Rizieq untuk menyatukan kekuatan dari umat islam dalam koalisi Keumatannya. Koalisi yang diusul ini tidak hanya untuk bisa mengalahkan Presiden Jokowi tapi juga dipesankan untuk melakukan pembelaan terhadap Islam dan masa depan Indonesia.

Kim Jong-un Akan Dipertimbangkan Diundang ke Gedung Putih Oleh Trump

Kim Jong-un selaku Pemimpin Korea Utara akan dipertimbangkan untuk diundang ke Gedung Putih oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump apabila pada pertemuan KTT mereka di Singapura nanti berjalan dengan baik.

Donald Trump mengatakan hal tersebut setelah bertemu dengan Shinzo Abe, Perdana Menteri Jepang. Pertemuan mereka membahas soal pertemuan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) dirinya dengan Kim Jong-un pada tangal 12 Juni 2018 di Singapura.

Donald Trump mengatakan kemungkinan nanti pada pertemuan nanti mereka akan membahas soal kesepakatan untuk mengakhir Perang Korea. Donald Trump juga akan menyebutkan bagian yang tidak sulit dalam hal negosiasi.

presiden-amerika-serikat-donald-trump
donald-trump-presiden-amerika-serikat (Foto-Google)

Amerika Serikat bersama dengan sekutu regioanlanya menginginkan Korea Utara mengakhiri program senjata nuklirnya tetapi Trump sendiri mengakui bahwa masalah itu akan memakan waktu yang lebih lama untuk bisa diselesaikan dan tidak bisa diwujudkan dalam sekali pertemuan saja di Singapura.

Mike Pompeo selaku Menteri Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan, Kim Jong-un bersedia untuk mengakhir profram nuklirnya. Hal ini diungkapkan Jong-un dalam pembicaraannya secara pribadi dengan Mike Pompeo.

Donald Trump menyatakan bahwa dirinya tidak ingin menggunakan istilah “Tekanan Maksimum” kepada negara yang dipimpin oleh Kim Jong-un karena dalam pertemuan nanti dirinya akan membahas sebuah negosiasi dengan ramah bersama Jong-un

Namun Donald Trump memberikan peringatan bahwa dia akan memiliki lebih banyak pilihan hukuman atau sanksi yang akan di aplikasikan kepada Korea Utara apabila negara itu masih bertahan dengan program Nuklirnya tersebut.

Tetapi apabila pada pertemuan KTT nanti tidak berjalan dengan baik maka Trump akan benar-benar menjalankan pilihannya atau sanksinya kepada Korut. Dan apabila pada pertemuan nanti berjalan dengan baik maka pihaknya akan mempertimbangkannya kembali untuk mengundang Kim Jong-un ke Washington.

donald-trump-kim-jong-un
donald-trump-presiden-amerika-serikat-dan-kim-jung-un-presiden-korea-utara (Foto-Google)

Saat ditanyai mengenai kabar sehari sebelumnya bahwa Donald Trump memiliki kemungkinan untuk mengundang Jong-un kekediamannya di Mar-a-Lodo di Florida, Trump mengatakan, “Mungkin kita akan memulainya dari pertemuan di Gedung Putih dulu selanjutnya akan kita pertimbangkan lagi. Bagaimana menurutmu?”

Donald Trump & Kim Jong Un Sepakat Bertemu di Singapura

Donald Trump, Presiden Amerika Serikat bersama Kim Jong Un, Presiden Korea Utaraakhirnya sepakat akan melakukan pertemuan di Singapura tepatnya di Pulau Sentosa pada 12 Juni 2018 mendatang. Dan jika pertemuan antara kedua orang tersebut terlaksana maka pertemuan tersebut akan menjadi sebuah pertemuan pertama antara Presiden Amerika Serikat dengan Presiden Korea Utara.

Pada tahun 2009, Presiden AS Bill Clinton berkunjung ke Pyongyang dengan maksuk ingin membebaskan dua warga AS yang ditahan oleh Otoritas keamanan Korut. Korut dikabarkan sudah beberapa kali pertemuan dengan Presiden AS, tapi pertemuan itu tidak pernah terlaksana dikarenakan adanya isu senjata nuklir Korut.

presiden-amerika-serikat-donald-trump
presiden-amerika-serikat-donald-trump (Foto: Google)

Saat kampanye untuk pemilihan presiden As, Donald Trump beranggapan bahwa AS seharusnya harus lebih memperhatikan Korea Utara. Walaupun sebelumnya mengatakan Kim sebagai seorang yang maniak pada Mei 2016, Trump tetap menyatakan keinginan dan kesediaannya untuk bertemu dengan Kim.

Adapun pertemuan selanjutnya yang akan digelar di Pulau Sentosa ini akan menjadi sebuah babak baru untuk Kim Jong-un. Jong-un dianggap sebagai figur yang berpengaruh besar secara global.

Eks Editor Associated Press di Pyongyang, Jean Lee mengatakan, “Situasi ini berbeda dengan debutnya saat sebagai pemimpin Korut yang sudah kita lihat pada tahun 2010 dimana Kim tampil dengan masih berstatus ‘Bukan Siapa-siapa’, pewaris kekuasaan yang masih bertampang anak-anak”.

presiden-korea-utara-kim-jong-un
presiden-korea-utara-kim-jong-un (Foto: Google)

Dalam dua bulan terakhir ini, Kim sudah melakukan pertemuan dengan Presiden China, Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae In. Seiring dengan melakukan pertemuan dengan Donald Trump, Kim sudah diundang Vladimir Putin selaku Presiden Rusia dan akan melakukan pertemuan di Vladivostock pada bulan September setelah itu Presiden Suriah Bashar al-Assad juga sudah mengumumkan bahwa dirinya akan bertemu dengan Kim di Pyongyang.

Sebelumnya dikabarkan juga bahwa pertemuan Donald Trump dan Kim Jong-un nyaris dibatalkan. Pembatalan tersebut terjadi saat penasehat keamanan Gedung Putih, John Bolton mengeluarkan sebuah pernyataan yang melukai Korea Utara.

donald-trump-kim-jong-un
presiden-as-donald-trump-&-presiden-korut-kim-jong-un (Foto:Google)

Bolton mengatakan bahwa AS sebaiknya mendesak Korea Utara untuk mengatur ulang strategi mereka yang mendesak Libya untuk menghentikan seluruh program Nuklir saat era kepemimpinan Muammar Gaddafi.

Setelah Amerika Serikat mengirim pasukan perang ke Libya, Gaddafi diturunkan dari jabatannya dan tewas dibunuh oleh massa dijalanan. Namun Donald Trump terlalu dianggap terburu-buru meredahkan masalah tersebut dan menyatakan bahwa AS tidak akan menduduki Korut atau menjatuhkan Kim demi penghentian program Nuklir.

Pada 17 Mei 2018 lalu, Donald Trump mengatakan. “di Libya kami sudah menghancurkan negara itu karena memang sebelumnya tida ada kesepakatan dengan Gaddafi tapi untuk kali ini Saya berjanji tidak akan memperlakukan Korea Utara seperti Libya. Korut akan menjadi sebuah negara yang sejahtera”.

NasDem Munculkan Kaos #2019PresidenkuTetapJokowi

NasDem menyambut dengan baik sebuah kaos dengan bertuliskan ganti presiden yang dikeluarkan oleh Ketua DPP Hanura, Inas Nasrullah. Tidak mau kalah dengan hal tersebut, NasDem sendiri juga memiliki gerakan sendiri.

Rabu, 6 Juni 2018 malam, melalui pesan singkat Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago mengatakan, “Enggak apa-apa Inas buat begitu. Saya juga punya kaos yang sama dengan Sahabat Muslim Jokowi namanya Relawan Jokowi Al Maun. Ketuanya adalah M Roflik dan saya salah satunya sebagai dewan pembinanya”.

Setelah itu Irma kemudian mengirim sebuah desain kaos dan pin. Gambar desain kaos berwarna hitam yang dikirimkan oleh Irma bertuliskan #2019PresidenkuTetapJokowi sedangkan untuk desain pin bergambar Jokowi dengan memakai Peci bertuliskan “Sahabat Muslim Jokowi” dengan logo “Al Maun”

2019-presidenku-tetap-jokowi
#2019PresidenkuTetapJokowi (Foto: Google)
sahabat-muslim-jokowi
Sahabat Muslim Jokowi (Foto:Google)

Ketua DPP NasDem tersebut juga menanggapi gerakan #2019GantiPresiden, dirinya mengungkapkan tidak mau ikut berpolemik dan lebih memilih untuk menyosialisakikan prestasi Jokowi. Dirinya hanya ingin berbicara yang produktif saja dengan keberhasilan Presiden Jokowi dan dirinya juga tidak mau ngeladeni oknum-oknum yang sudah kehilangan akal karena ingin memiliki kekuasaan.

Irma selaku Ketua DPP NasDem juga menambahkan, gerakan #2019GantiPresiden tersebut juga tidak memiliki program yang bisa menarik minat dari masyarakat jadi tidak perlu sebenarnya meladeni orang-orang yang seperti ini.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPP Hanura, Inas Nasrullah Zunir mengaku pembuatan kaos bertulisan “#2019PresidenkuTetapJokowi” ini bertujuan untuk meredam “#2019GantiPresiden”. Kaos bertulisan “#2019GantiPresiden” didesain sendiri oleh Inas sendiri.

Dirinya mengatakan Kaus tersebut akan kita bagikan kepada siapapun yang mau. Kaos tersebut juga akan dibagikan kepada Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais yang selama ini kita ketahui sering memberikan kritikan kepada orang nomor satu di Indonesia, Joko Widodo. Dana dalam pembuatan kaos tersebut bersumber dari kantong pribadi milik Inas sendiri.

Sri Mulyani : Hampir Seluruh PNS Sudah Menerima THR

Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan Indonesia mengungkapkan bahwa sampai saat ini pemberian dan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) sudah diberikan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yaitu sekitar 83.4% PNS sudah menerima THR.  Dana yang sudah digunakan pun sudah mencapai 9.19 Triliun.

Selasa, 05 Juni 2018 saat dijumpai di Kementrian Keuangan, Jakarta, Sri Mulyani mengatakan, “jadi untuk saat ini seluruh dana THR untuk PNS sudah masuk kedalam Rekening pegawai yang bersangkutan yaitu sudah sekitar 83,4% atau sebesai 9.19 Triliun pegawai yang sudah menerima THR”.

menteri-keuangan-sri-mulyani-berada-di-kementerian-keuangan-jakarta
Sri Mulyani – Menteri Keuangan Negara (Foto: Google)

Sri Mulyani sendiri sudah mencatat bahwa /tgl 05 Juni 2018 sudah sebanyak 14.527 satuan kerja yang menyampaikan pesan dengan mengirim Surat Perintah Membayar (SPM) guna untuk pencarian THR. Sudah sebesar 95,76% dari seluruh Satuan Kerja yang mengurus masalah belanja untuk para pegawai melalui SPM.

Sri Mulyani mengatakan, “Sampai dengan sore kemarin, untuk semua Satuan Kerja (SatKer) yang sudah menyampaikan SPM (Surat Perintah Membayar) sudah mencapai 14.427 Satker dari total 15.701 Satker yang mengatur masalah belanja pegawai jadi untuk saat ini yang sudah merealisasikan sudah mencapai 95,76% dari Satker yang sudah menyampaikan SPM”.

Sedangkan untuk pembayaran THR untuk para PNS yang sudah pensiun nilainya sudah mencapai 94,14% atau Rp. 6,277 Triliun. Pembayaran THR untuk pegawai PNS yang sudah Pensiun disalurkan lewat PT. Taspen dan PT. ASABRI.

Sri Mulyani menambahkan, “Sebenarnya untuk saat ini semua PNS, POLRI, TNI dan Pensiun sudah seluruhnya hampir mendapatkan dana pensiun dan dana tersebut juga sudah masuk kedalam rekening masing-masing”.

Pengancam Mahathir Mohamad Ditangkap Kepolisian Malaysia

Pengancam Mahathir Mohamad merupakan seorang anggota organisasi masyarakat setempat. Anggota ormas tersebut diduga telah melontarkan sebuah ancaman mati kepada Mahatir Mohamad melalui akun sosial media Facebooknya. Didalam akun facebook anggota ormas tersebut menyerukan bahwa Mahatir harus ditembak mati.

Senin, 04 Juni 2018 saat dilansir oleh media Malaysia, The Star dan Malay Mail, Pengancam Mahathir Mohamad telah ditangkap dikawasan Beverly Heights, Ampang, Malaysia pada hari Sabtu, 02 Juni 2018 lalu namun untuk identitas pelaku tidak diungkapkan oleh Polisi.

Pihak kepolisian hanya mengungkapkan bahwa pelaku Pengancam Mahathir Mohamad bernama Pekida dan berusia 38 tahun serta merupakan salah satu anggota ormas yang dikenal sebagai kelompok Vigilante yang juga terkenal suka main hakim sendiri.

pengancam-mahathir-mohamad-perdana-menteri-malaysia-ditangkap-kepolisian-malaysia
Mahathir Mohamad – Perdana Menteri Malaysia (Foto: Google)

Penangkapan dilakukan usai kepolisian memperoleh laporan dari Sekretaris Pekida dari cabang Selangor mengenai postingan dari pelaku Pengancam Mahathir Mohamad yang viral di medsos. Dalam postingannya pelaku menyatakan perang dan akan menembak mati Mahathir.

Kepala Kepolisian Federal Malaysia, Inspektur Jend Polisi Mohamad Fauzi Harun menyatakan, “Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi saat ini sudah menangkap Pengancam Mahathir Mohamad dijalan Beverly Height, Ampang pada 02 Juni sekitar pukul 04.40 waktu setempat namun saat dilakukan penyelidikan tersangka menyatakan bahwa akun Facebooknya sudah dihack oleh pihak yang tidak bertanggung jawab”.

Mohamad Fuzi juga menyebutkan, “Kami menyelidiki kasu ini dibawah pasal 506 UU Pidana untuk kejahatan kriminal dan pasal 233 UU Komunikasi dan Multimedia tahun 1998 tentang penyalahgunaan akses jaringan”.

Pengancam Mahathir Mohamad sampai saat ini masih dalam penahanan dan penyelidikan pihak kepolisian dan sampai saat ini penyelidikan masih terus dilanjutkan.

Berdasarkan laporan dari Malay Mail bahwa postingan Facebook dari Pengancam Mahathir Mohamad ini bernada ancaman dan menjadi viral setelah diposting oleh salah satu pengguna Facebook bernama “Ayahanda Fadzley Mohd Yusof”.

Postingan itu berisikan bahwa Mahathir Mohamad harus ditembak dan mengklaim bahwa 10 ribu anggota kelompoknya siap menggulingkan pemerintahan dari Pakatan Harapan yang dipimpin oleh Mahathir. Postingan yang viral diposting oleh orang yang sama juga menyerukan bahwa pelaku Pengancam Mahathir Mohamad itu adalah “Zionis” dan harus segera dijebloskan kedalam Penjara.

Tri Rismaharini Kagum Melihat Keakraban Jokowi Dengan Puti Guntur

Tri Rismaharini, Walikota Surabaya merasa kagum melihat momen keakraban antara Presiden Joko Widodo dengan Calon Wagub Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno. Momen keakraban mereka tampak terlihat saat hari jadi Pancasila pada 1 Juni 2018 lalu.

Minggu, 03 Juni 2018 tepatnya di kota Surabaya, Tri Risamaharini mengatakan. “Saat membaca kabar tersebut, saya merasa surprise dan kagum. Bp Presiden menunjukan kekarabannya dengan cucu Bung Karno pendiri republik ini, Puti Soekarno.

Moment keakraban dari kedua orang tersebut membuktikan bahwa betapa tingginya perhatian Presiden Jokowi terhadap Puti Guntur Soekarno. Mereka berdua tampak sangat akrab dan perbincangan antara kedua juga tampak hangat. Tri Rismaharini percaya bahwa Jokowi sangat jarang memberikan perhatiannya begitu kepada orang lain.

Puti bersama dengan Calon Gubenur Jatim, Saifullah Yusuf saat ini sedang berjuang guna untuk mendapatkan simpati rakyat Jawa Timur dalam Pemilihan Kepala Daerah 2018.

Tri Rismaharani menambahkan, “Seperti yang kita ketahui kalau penggemar Pak Jokowi sangat banyak di Jawa Timur. Jokowi merupakan sosok pemimpin yang bekerja keras, santun dan mengayomi semua rakyatnya. Tidak perlu dinyatakan juga, semua orang akan mengetahui sendiri bahwa senyuman Pak Jokowi terhadap Puti”.

Tri Rismaharani sendiri mengatakan bahwa Gus Ipul dan Puti memang pantas untuk memperoleh dukungan dari semua pihak karena program-program yang akan dikerjakan kedepannya memiliki manfaat banyak untuk rakyat nantinya diantaranya mereka akan memberikan sekolah gratis kepada pelajar SMA/SMK Negri selain itu Sekolah Swasta dan Madrasah juga akan memeperoleh sekolah gratis.

Google Putuskan Tidak Perpanjang Kontrak Dengan Project Maven

Google akhirnya memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak dengan Departeman Pertahanan Amerika Serikat dalam Project Maven. Sebagai yang kita ketahui project tersebut merupakan proyek yang harus dilakukan untuk menyediakan kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence) guna untuk menganilisis sebuah video dari Drone yang digunakan oleh militer.

Dikutip dari salah satu media berita, Minggu, 03 Juni 2018, Diane Greene selaku CEO dari Google Cloud menginformasikan bahwa keputusan ini sudah diputuskan dalam rapat internal bersama dengan para karyawan pada hari Jumat lalu. Kontrak dari Project Maven ini akan berakhir pada tahun 2019 dan tidak akan diperbarui lagi.

Greene mengungkapkan bahwa kontrak ini tidak diperpanjang lagi karena adanya kontraversi yang melakukan penyerangan terhadap Google. Dirinya menjelaskan bahwa saat pertama menerima proyek tersebut karena saat itu sedang ingin mencari proyek militer.

Project Maven
Sumber Foto: google.com

Merasa kesalahan fatal yang diambil karena telah menggunakan Al untuk tujuan yang bisa dibilang tidak ada gunanya, Google kemudian akan memberitahukan prinsip etikalnya dalam menggunakan Al diminggu depan.

Proyek yang diambil ini dianggap telah memicu kecaman dari para pegawai.  Teknologi AL yang diambil dianggap mengkhawatirkan karena Google takut teknologi tersebut akan digunakan untuk tujuan yang tidak etis dan bahkan bisa berbahaya.

Sebagai bentuk protesnya, seluruh karyawan Google yang mencapai ribuan ini sudah menandatangani petisi untuk menuntut agar tidak mengambil kontrak atau memperpanjang kontrak dengan Project Mavin. Pada awal bulan Mei ini sudah hampir lusinan karyawan yang sudah mengundurkan diri sebagai bentuk protes terhadap Google.

Petinggi Eksekutif dari Google sangat defensif dalam membela keterlibatannya dalam Project Maven. Menurutnya kontrak antara keduabelah pihak tersebut sangat relatif kecil dan Google hanya menyediakan open-source software saja.

Belum Ada Kepastian Pertemuan Jokowi dan Amien Rais

Dari penilaian yang diungkapkan oleh Amien Rais terhadap Jokowi dikabarkan keduanya akan melakukan pertemuan tapi masih belum diketahui secara pasti kapan pertemuan tersebut akan dilakukan.

Dari pihak Amien Rais sendiri, Zulkifli Hasan selaku Ketua Umum PAN akan menyambut dengan baik pertemuan dari kedua belah pihak. Dia juga mengungkapkan bahwa pertemuan antara Jokowi dengan Amien Rais hampir saja terwujud sekitar 3 atau 6 bulan yang lalu. Alasan tidak terjadinya pertemuan tersebut tidak diketahui penyebabnya.

Salah satu orang yang dekat dengan Amien mengatakan bahwa pihak istanalah yang memiliki ide untuk mempertemukan Jokowi dengan Amien Rais. Amien Rais hanya menyatakan ketersediannya dirinya untuk bertemu dengan Jokowi dan tidak pernah mengatakan ingin bertemu dengan Jokowi.

Rabu, 30 Mei 2018 saat dijumpai oleh wartawan dirumah dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan, Amien Rais mengatakan, “Saya menyampaikan amat sangat mudah sekali. Silahkan kepada Bp. Jokowi untuk terbang ke Yogyakarta. Tidak semata-semata hanya untuk bertemu saya tapi mungkin akan ke Universitas Gajah Mada, Gunung Kidul, Sleman, mampirlah juga kerumah saya”.

Untuk pihak Jokowi sendiri melalui Jubir Kepresidenan, Johan Budi SP mengatakan bahwa pertemuan antara kedua tokoh ini memang belum dijadwalkan tapi Jokowi dikabarkan terbuka untuk bisa bertemu siapa saja.

Saat dijumpai langsung dikediaman ketua DPD, Oesman Sapta Odang, Jokowi mengatakan, “Ya bisa dalam waktu dekat, bisa dalam waktu panjang”.

Upacara Peringatan Hari lahir Pancasila di Pimpin oleh Presiden Joko Widodo

01 Juni merupakan hari lahir Pancasila. Presiden RI, Joko Widodo sebagai pemimpin Upacara dalam memperingati Hari Lahir Pancasila yang berlokasi pada halaman Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Beberapa tokoh seperti pejabat dan elemen masyarakat hadir dalam upacara tersebut. Upacara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan para tamu undangan yang hadir memakai baju khas dari daerah-daerah Indonesia.

Terlihat beberapa pejabat yang hadir seperti Jusuf Kalla (Wapres), Megawati Soekarnoputri (Ketua Dean BPIP), Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama), Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Asman Abrar (Menteri PAN RB), Zulkifli Hasan (Ketua MPR), Puan Maharani (Menko PMK), Anies Baswedan (Gubenur DKI) dan masih banyak beberapa tokoh lainnya yang berperan aktif untuk negera.

Tampak Presiden RI, Jokowi memakai baju dari adat Jawa dan dilengkapi dengan beskap serta blangkon sedangkan saat disana yang lebih mencuri perhatian adalah Lukman Hakin Saifuddin selaku Menteri Agama yang memakai busana dengan adat khas Suku Dayak.

Para tamu undangan yang hadir dalam Upacara memperingati hari Lahir Pancasila yang jatuh pada hari Jumat, 01 Juni 2018 ini mengenakan busana adat khas dari beberapa daerah yang ada di Indonesia.

Pada tahun ini merupakan tahun untuk kedua kalinya bahwa hari Lahir Pancasila diperingati sebagai hari libur nasional. Sebelumnya Jokowi menekan kepada Keppres untuk menetapkan Hari Lahir Pancasila pada 1 Jun sebagai hari Libur umum Nasional.